Jumat, 24 April 2015

Keputusan Pada Bahasa C++



Pernyataan Pengambilan keputusan dalam bahasa pemrograman C++ ada 2 macam yaitu :
A. If-Else
B. Switch

PERNYATAAN IF-ELSE

Pernyataan if dipakai untuk pengambilan keputusan berdasarkan suatu kondisi. Bentuk pernyataan ini ada dua macam yaitu if dan else.Pada kedua bentuk pernyataan ini, kondisi yang digunakan dapat menggunakan kondisi ungkapan. Ungkapan-ungkapan ini dapat melibatkan operator relasi (==) atau operator logika and (&&) dan or (||).
1. Pernyataan if Sederhana

Pernyataan if sederhana berbentuk :
if(kondisi)
pernyataan;
- Kondisi digunakan untuk menentukan pengambilan keputusan
- Pernyataan dapat berupa sebuah pernyataan ataupun pernyataan majemuk.

Bagian inidijalankan hanya kalau kondisi bernilai benar.
Berikut contoh penggunaan pernyataan if sederhana, misalnya untuk menentukan seseorang boleh menonton pertunjukan bioskop atau tidak. Kondisi yang digunakan seseorang boleh menontoh jika sudah berusia 17 tahun.
Contoh programnya:
Program 1:
#include<iostream>

using namespace std;

main()
{
int usia;

cout<<"Berapa usia Anda ? : ";
cin>>usia;

if(usia < 17)
{
     cout<<"Anda tidak diperbolehkan menonton"<<endl;
}


else
{
     cout<<"Anda diperbolehkan menontonnya"<<endl;
}

}

Outputnya:


2. Pernyataan Else

Pernyataan else tidak pernah berdiri sendiri tanpa kehadiran if . Karena itu bentuk pernyataan else bersama if adalah sebagai berikut :
If(kondisi)
Pernyataan1;
Else
Pernyataan2;

Pada bentuk ini , pernyataan1 dijalankan apabila kondisi bernilai benar, adapun pernyataan2 hanya akan dieksekusi jika kondisi bernilai salah.

Contoh pernyataan If-Else dengan pernyataan majemuk, untuk menentukan bilangan bulat yang dimasukan termasuk bilangan ganjil atau genap, penentuan bilangan ganjil dan genap dilakukan berdasarkan operasi logika “suatu bilangan bulat termasuk bilangan genap apabila habis dibagi 2, dan ganjil jika tidak habis dibagi 2”.


Contoh programnya:
Program 2:
#include<iostream>

using namespace std;

main()
{
int bilangan;

cout<<"Masukan sembarang bilangan bulat : ";
cin>>bilangan;

if(bilangan % 2 == 0)
{
cout<<"Bilangan "<<bilangan<<" tersebut"<<endl;
cout<<"termasuk bilangan genap"<<endl;
}
else
{
cout<<"Bilangan "<<bilangan<<" tersebut"<<endl;
cout<<"termasuk bilangan ganjil"<<endl;
}
}
Outputnya:

3. Pernyataan If Bersarang (Nested If)

Pernyataan if didalam if (if bersarang) disebut juga dengan nested if. Berikut bentuk umumnya :
If(kondisi1)
Pernyataan1;
Else if(kondisi2)
Pernyataan2;
Else if(kondisi3)
Pernyataan3;
Else if(kondisi4)
Pernyataan4;
Else if(kondisi_N)
Pernyataan_N;
Else
Pernyataan_M;


Contoh Programnya:
Program 3:
#include <iostream>

using namespace std;

main()
{
int kode_hari;

cout<<"Menentukan hari "<<endl;
cout<<"1.SENIN "<<endl;
cout<<"2.SELASA "<<endl;
cout<<"3.RABU "<<endl;
cout<<"4.KAMIS "<<endl;
cout<<"5.JUMAT "<<endl;
cout<<"6.SABTU "<<endl;
cout<<"7.MINGGU "<<endl;
cout<<endl;

cout<<"Masukan kode hari :"<<endl;
cin>>kode_hari;

if(kode_hari == 1)
{
cout<<"SENIN"<<endl;
}
else if(kode_hari == 2)
{
cout<<"SELASA"<<endl;
}
else if(kode_hari == 3)
{
cout<<"RABU"<<endl;
}
else if(kode_hari == 4)
{
cout<<"KAMIS"<<endl;
}
else if(kode_hari==5)
{
cout<<"JUMAT"<<endl;
}
else if(kode_hari==6)
{
cout<<"SABTU"<<endl;
}
else if(kode_hari==7)
{
cout<<"MINGGU"<<endl;
}
else
{
cout<<"Kode Hari Salah"<<endl;
}
}
Outputnya:



PERNYATAAN SWITCH
Pernyataan SWITCH digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan, berdasarkan nilai dari sebuah ungkapan dan nilai penyeleksi.
Bentuk umum pernyataan switch
switch(ungkapan)
{
case ungkapan_1;
pernyataan_1;
break;
case ungkapan_2;
pernyataan_2;
break;
...
default:
pernyataan_x;
}
Pada pernyataan switch, ungkapan dapat berupa ungkapan, konstanta maupun variabel. Adapun ungkapan_1, ungkapan_2 dan seterusnya dapat berupa sembarang konstanta bertipe int atau char. Pencocokan ungkapan dengan ungkapan_1, ungkapan_2 dan sebagainya dilakukan secara berurutan, dimuai yang pertama. Sekiranya cocok, pernyataan yang mengikuti case bersangkutan dijalankan.
Kalau selanjutnya pernyataan break ditemukan eksekusi dari pernyataan swtch berakhir. Dan bagian default hanya akan dijalankan kalau ungkapan pada bagian case tidak ada yang cocok dengan ungkapan switch.
 Contoh Programnya:
Program 4:
#include <iostream>

using namespace std;

main(){

     int Anda;
     cout <<"-*-*-*-*-*-Cake and Bakkery-*-*-*-*-*-"<<endl<<endl;

     cout <<"Pilihan Menu :"<<endl<<endl;
     cout<<"1. Brownies"<<endl;
     cout<<"2. Bolu Kukus"<<endl;
     cout<<"3. Bolu Pisang"<<endl;
     cout<<"4. Roti Bakar"<<endl;
     cout<<"5. Kue Ulang Tahun"<<endl<<endl;

     cout<<"Menu apa yang anda pilih? "<<"Kami akan memberikan saran"<<endl;
     cin >> Anda;

     switch(Anda)
     {
          case 1 : cout << "Rasanya sangat enak"; break ;


          case 2 : cout << "Rasanya sangat enak dan agak manis"; break ;


          case 3 : cout << "Enak dan Baik untuk Pencernaan" ; break ;


          case 4 : cout << "Rasanya sangat Manis"; break ;


          case 5 : cout << "Pasti enak dan Bentuknya Menarik"; break ;


          default : cout << "Menu yang anda pilih tidak tersedia"; break ;
     }

     cout<<endl;

}
Outputnya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar