Pengertian Fungsi
Fungsi adalah Bagian dari program yang
dimaksudkan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu dan letaknya dipisahkan dari
program yang menggunakannya. Program dari bahasa C dibentuk dari
kumpulan-kumpulan fungsi, mulai dari fungsi utama, fungsi pustka, maupun fungsi
yang dibuat oleh pemrogram.
Fungsi, atau dalam beberapa
literatur ada yang mengistilahkan subrutin, subprogram maupun prosedur, adalah
salah satu teknik pemrograman untuk meningkatkan modularitas program yang akan
dibuat. Semakin besar tingkat modularitasnya, maka kecenderungannya adalah
program itu akan relatif semakin baik.Karena program yang size-nya besar,
banyak baris kode, akan dipecah menjadi modul-modul yang ukurannya lebih kecil.
Beberapa keuntungannya adalah dalam hal efisiensi dan kemudahan dalam
debugging. Dikatakan efisien karena konsep fungsi akan merangkum bagian
tugas-tugas yang sama cukup dengan menuliskan kode program satu kali saja
tetapi bisa dipanggil/ dijalankan berulang kali sepanjang program. Di sisi
lain, jumlah baris kode program yang semakin sedikit akan memudahkan dalam
menelusuri kesalahan yang ditemukan. Penggunaan konsep fungsi juga akan
mengakibatkan isi dari void main() akan menjadi semakin ringkas.
Fungsi menjadikan program C++
memiliki struktur yang jelas. Dengan memisahkan langkah-langkah detil ke satu
atau lebih fungsi, maka fungsi utama (main( )) akan menjadi lebih pendek, jelas
dan mudah dimengerti.
Bentuk umum Sebuah fungsi
adalah sebagai berikut :
Tipedata namafungsi(daftarparameter)
{
/*Badan Fungsi*/
return nilaireturn; /* untuk tipe data bukan void */
}
/*Badan Fungsi*/
return nilaireturn; /* untuk tipe data bukan void */
}
Jenis-jenis fungsi pada C++
Ada dua jenis fungsi yaitu :
1. Void ( Fungi tanpa nilai balik )
Fungsi yang void sering disebut juga prosedur. Disebut void karena fungsi tersebut tidak mengembalikan suatu nilai keluaran yang didapat dari hasil proses fungsi tersebut.
Ciri-ciri dari jenis fungsi Void adalah sebagai
berikut:
- Tidak adanya keyword return.
- Tidak adanya tipe data di dalam deklarasi fungsi.
- Menggunakan keyword void.
- Tidak dapat langsung ditampilkan hasilnya.
- Tidak memiliki nilai kembalian fungsi
- Keyword void juga digunakan jika suatu function tidak mengandung suatu parameter apapun.
- Void : void tampilkan_jml (int a, int b)
Contoh
Program Fungsi Void:
Program 1:
#include
<iostream>
#include
<conio.h>
using
namespace std;
void
volume(int &vol, int p, int l, int t)
{ vol =
p*l*t; }
main()
{
int pj,lb,tg, hsl;
cout<<"Panjang =
";cin>>pj;
cout<<"Lebar =
";cin>>lb;
cout<<"Tinggi =
";cin>>tg;
volume(hsl,pj,lb,tg);
cout<<"\nVolume =
"<<hsl;
getch();
}
Outputnya:
2. NonVoid
(Fungsi dengan nilai balik)
Fungsi non-void disebut juga function. Disebut non-void karena mengembalikan nilai kembalian yang berasal dari keluaran hasil proses function tersebut .
Ciri-ciri dari jenis fungsi non void adalah sebagai berikut:
Fungsi non-void disebut juga function. Disebut non-void karena mengembalikan nilai kembalian yang berasal dari keluaran hasil proses function tersebut .
Ciri-ciri dari jenis fungsi non void adalah sebagai berikut:
- Ada keyword return
- Ada tipe data yang mengawali fungsi
- Tidak ada keyword void
- Memiliki nilai kembalian .
- Dapat dianalogikan sebagai suatu variabel yang memiliki tipe data tertentu
- Sehingga dapat langsung ditampilkan hasilnya
- Non-void : int jumlah (int a, int b)
Contoh
Program NonVoid
Program 2:
#include
<iostream>
#include
<conio.h>
using
namespace std;
int
volume(int p, int l, int t)
{
int vol;
vol = p*l*t;
return vol; }
main()
{
int pj,lb,hsl,tg;
cout<<"Panjang =
";cin>>pj;
cout<<"Lebar =
";cin>>lb;
cout<<"Tinggi =
";cin>>tg;
hsl=volume(pj,lb,tg);
cout<<"\nLuasnya =
"<<hsl;
getch();
}
Outputnya:
Program 3:
#include
<iostream>
using
namespace std;
int main()
{
//autor: dewi iriani
(dewi-ani.blogspot.com)
const float phi=3.53;
float r;
cout <<"Program penghitung luas
lingkaran\n";
cout
<<"---------------------------------\n";
cout <<"Masukkan Jari-jari
Lingkarang: ";
cin>>r;
cout
<<"-------------------\n";
cout <<"Jadi Luasnya adalah:
" <<phi*r*r ;
}
Outputnya:
Program 4:
#include
<iostream>
#include
<conio.h>
#include
<stdlib.h>
using
namespace std;
int main()
{
int x;
cout<<"welcome to c++ \n";
cout<<"welcome to c++"<<endl;
cout<<"welcome to c++"
<<endl;
}
Outputnya:




Tidak ada komentar:
Posting Komentar